Kreatifitas Belanda Memanfaatkan Bahan Sisa

Sumber : hai-online.com

Dua tahun bekerja sebagai Marketing & Document Export di sebuah perusahaan furniture exporter di kota kecil saya, Kediri, memberi saya pengalaman dan pengetahuan yang luar biasa. Tidak hanya belajar dengan rutinitas kerja, saya juga bertemu dengan orang – orang dari banyak Negara yang member saya pengetahuan dan pandangan baru. Setiap hari, saya berkomunikasi dengan buyer melalui email dan skype untuk menawarkan produk kami atau sekedar following up. Dari interaksi tersebut, saya menemukan hal – hal menarik yang sebelumnya tidak pernah saya pikirkan.

Bisnis, selalu identik dengan keuntungan. Namun dari pengalaman saya, bisnis tidak melulu seperti itu. Negara - negara Eropa, khususnya Belanda adalah negara yang yang concern dengan isu lingkungan hidup. Dalam bisnis furniture, mereka tidak hanya memikirkan tentang laba tetapi juga kondisi alam sebagai penyedia bahan baku. Yang menarik adalah, bagaimana mereka bisa menjual produk yang eco friendly yang biasanya tidak terlalu menarik dan berkelas.

Saat bertemu dengan Kees Bronk, seorang Expert Home Decoration dari CBI, saya begitu terkesan dengan ide dan saran yang dia berikan. CBI sendiri adalah agensi non profit dari kementrian luar negeri Belanda yang bertujuan membantu pengembangan ekonomi negara berkembang lewat perluasan pasar eksport. CBI memberikan konseling, saran dan pengetahuan kepada kliennya lewat kunjungan langsung dan seminar. Kees menjelaskan, bahwa bahan kayu sisa seperti driftwood, kayu akar dan kayu yang cacat karena pelapukan maupun terkena hama, justru menarik untuk dijadikan asesoris dan diminati oleh orang Belanda. Menurutnya, masyarakat Belanda sekarang tidak hanya konsen dengan estetika tetapi juga keramahan produk yang mereka gunakan terhadap alam. Kees juga mengajarkan kami untuk kreatif memanfaatkan bahan sisa seperti batok kelapa dan serat pohon pisang menjadi desain yang cantik. Sebelumnya,perusahaan kami memang sudah menggunakan batok kelapa dan serat pohon pisang sebagai bahan produksi meski motif yang kami miliki terbatas. Dia juga menganjurkan mengurangi penggunaan bahan kimia dalam proses produksi, agar lebih pro terhadap kesehatan dan lingkungan.

Selain dengan CBI, kami juga bekerja sama dengan DK Home. Sebuah perusahaan desain terkemuka di Belanda yang secara kontinyu menjadi “distributor” produk kami. DK Home adalah perusahaan yang berpartisipasi dalam exhibition berkelas seperti Maison & Objet yang berlangsung di Paris. Seperti apa yang di katakan Kees, meski perusahaan besar DK Home juga peduli dengan isu lingkungan namun kreatifitasnya sama sekali tidak terbatasi. Kami biasa mengerjakan desain yang mereka berikan dengan permintahan bahan kayu bekas dan bahan sisa. Bahkan mereka sengaja meminta kayu yang berlubang kecil – kecil karena serangga sehingga terlihat lebih natural. Dan luar biasanya, produk – produk itu ditamplkan di pameran dunia sekelas Maison & Objet.

Dari pengalaman tersebut saya tahu bahwa kreatifitas adalah kekayaan pikiran yang tidak terhalang oleh keterbatasan. Saya bangga, Indonesia sebagai negara kaya sumber alam bisa menjadi partner seniman Belanda dalam bidang asesoris dan permebelan, yang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi tetapi juga menularkan kreatifitas dan pengetahuan.

May 09. 0 Notes.

alwayswantedneverwas:

ADORABLE.

(Source: prettyfangs, via paramoreid)

I am home

Hey ! baru saja berkunjung ke kota Atlas. Bertemu Willy dan keluarga. Oh no, bapak dan ibu tidak dirumah. Hanya bertemu ibu sebentar dan itu menyenangkan.

Dulu, aku selalu takut untuk mengiyakan ajakan Willy ke Semarang. Bertemu dunianya dengan isi-isinya. Aku takut mereka not too welcome and i cant get along so well. Tapi, di kedatanganku yang keempat ke rumahnya, dan bahkan sejak kedatangan pertama, aku benar-benar merasa dirumah. Rumah yang rasanya sudah bertahun-tahun aku di dalamnya. Adiknya Willy begitu asyik, kami sering main poker dengan Ivan, sepupunya, dan kadang mengobrol seperti teman lama. Ada Lia, aku dan dia seperti teman geng SMA, kompak banget.

Mungkin aku tidak seluwes wanita Jawa lainnya, tapi aku cukup nyaman untuk mengobrol dan bercerita dengan bapak dan ibu di Semarang. Kadang, ada beberapa nasehat yang mereka sampaikan yang tidak kuceritakan pada Willy. Hahahaha…aku tidak mau dia juga ikut-ikutan menasehatiku. Aku cinta mereka, aku cinta Willy dan keluarganya. Willy bilang orang rumah sudah tidak heran jika saat akan pulang aku menangis dan merengek tidak mau pulang. Iys,rasanya seperti harus pergi dari rumah yang hangat dan nyaman. Padahal di Kediri bapak ku sendiri menunggu aku dengan sms dan telponnya. Ah, aku senang punya rumah sekarang, dua rumah :)

Oct 13. 0 Notes.

Must have beds.

wowfunniestposts:

1. Book bed

2. Cabroilet Bed

3. Roller Coaster Bed

4. Millennium Falcon Bed

5. Net bed

6. Sofa-Bunk Bed

7. Bird’s Nest Bed

8. Morfeo Sofa Bed

 

9. Sandwich bed

10. Bath Bed

11. Beam bed

12.

Featured on Wow Funniest Posts

Aku mau nomor 7 ! :D

(Source: dancingmannequin, via wowfunniestposts)

When I start singing a song and people join in.

leilockheart:

wowfunniestposts:

Did I invite you?

FOLLOW Wow Funniest Posts

HAHAHAHA =)

(via leilockheart)

Can’t get over how adorable this is:

wowfunniestposts:


Featured on Wow Funniest Posts

(Source: peetaah, via wowfunniestposts)

leilockheart:

CLICK HERE for more photos

This is delicious !!

leilockheart:

CLICK HERE for more photos

This is delicious !!

(Source: mochacafe.info, via leilockheart)

lovequotesrus:

Photo Courtesy: thingsiloveaboutfall

Aku harus coba yang satu ini :)

lovequotesrus:

Photo Courtesy: thingsiloveaboutfall

Aku harus coba yang satu ini :)

sabino:

by brian

Heeeeeey ! it’s so cool. I want it for my doorway, someday :)

sabino:

by brian

Heeeeeey ! it’s so cool. I want it for my doorway, someday :)

Is it a window or door ? I love it anyway

Is it a window or door ? I love it anyway

(Source: leilockheart, via leilockheart)

next →